PERANAN EDTECH

PERANAN EDTECH

Ruangan ini menampilkan tiga hari penuh workshop inspiratif dari Pendidik Google & Inovatif Microsoft yang semuanya bersertifikat. Yang memungkinkan guru untuk belajar dari yang terbaik, lihat kisah nyata dari para ahli pendidik dan belajar bagaimana memanfaatkan teknologi dengan cara baru.

10:30 - 11:30Luncurkan Kreatifitas Akademis Anda!

Transformasikan pembelajaran dengan fotografi, animasi, film & musik, semua melalui telepon genggam siswa Anda!

Language : English

Speaker:

11:30 - 12:30Skype di Ruang Kelas

This session will equip participants with 5 (five) exciting ways to bring the world into the classroom through transformative learning over Skype. 

Language : English

Speaker:

12:30 - 13:00Cara Memaksimalkan Aplikasi Web (Google) untuk Pembelajaran Mengajar dan Membantu Pengembangan Sekolah

Sebgaai guru atau kepala sekolah kami sangat sibuk dengan persiapan mengajar, mengamati siswa, administrasi, membuat laporan dan beberapa hal lain yang biasanya muncul tiba-tiba. Kami tidak dapat mengandalkan keahlian kami atau catatan berbasis kertas untuk menyelesaikan pekerjaan kami, kami perlu menerapkan teknologi untuk membantu kami bekerja lebih cepat, lebih mudah dan lebih efisien. Ini adalah beberapa aplikasi yang membantu saya dalam melakukan pekerjaan saya. Saya telah menerapkannya sendiri dan saya akan berbagi pengalaman saya yang melibatkan teknologi sangat menyenangkan. Sebagian besar aplikasi berasal dari google yang sangat akrab dan ramah pengguna. Saya telah membagikan aplikasi ini ke beberapa sekolah untuk meningkatkan kinerja guru. G-Suite untuk pendidikan adalah salah satu favorit saya. Saya akan menggunakan Padlet, socrative, google classroom, google forms, google drive, dan google lainnya.

Language : English/Bahasa

Speaker:

13:30 - 14:30Fisika dan Sains Dunia Nyata: Langkah Pertama ke Industri 4.0

Jelajahi dan berinteraksi dengan dunia di sekeliling Anda melalui smartphone dan sensor nirkabel.

Language : English

Speaker:
  • Marcello Stanley | Google Certified Innovator / Microsoft Innovative Educator / Guru | IPEKA Integrated Christian School

14:30 - 15:30Membina Pola Pikir Para Pencipta

Konsep "pola pikir" menjadi semakin umum di banyak bidang kehidupan. Mulai dari pembuatan hingga pendidikan, menuju keseharian kita dimana kita semakin banyak mendengar tentang "Pola Pikir Para Pencipta/Pembuat". Tetapi, apa sebenarnya "pola pikir pencipta/pembuat" itu?   Para siswa saat ini dikelilingi oleh layar. Mereka melihat banyak hal dari layar tanpa memiliki pengalaman yang cukup secara langsung. Pola pikir pencipta/pembuat merobohkan penghalang dan memungkinkan kita memahami melalui sistem konstruksinya. Hal ini memungkinkan kita untuk memahami dari dalam ke luar dengan menyentuh, membangun dan memanipulasi. Pola pikir pencipta/pembuat mendorong pembelajaran yang ada dengan mengakses pertanyaan projek yang bersifat pribadi atau berbasis grup. Dalam sesi ini, peserta akan mengalami perpektif baru untuk menjadi pembelajar yang kritis melalui penciptaan.

Language : English

Speakers:

15:30 - 16:00Kalender Google untuk Sekolah

Kalender Google adalah alat yang ampuh untuk mengatur waktu dan beban kerja Anda. Sesi ini membahas cara membuat dan membagikan kalender Anda dengan rekan kerja. Ini menunjukkan cara termudah untuk membagikan jadwal kelas Anda dan bekerja dengan siswa dan orang tua. Anda bahkan dapat meminta Google untuk mengingatkan Anda dan siswa Anda tentang tanggal jatuh tempo melalui ponsel Anda. Ini adalah kesempatan terbaik untuk mengajar diri Anda dan manajemen waktu siswa Anda.

Language : English/Bahasa

Speaker:

16:00 - 16:30Bagaimana Cara Menciptakan Superhero Fiksi Indonesia Kepada Para Siswa Media Digital dalam Meningkatkan Pemahaman Mereka tentang Warisan Budaya Indonesia?

Indonesia dipenuhi dengan siswa berbakat, dan bakatnya adalah seni dalam kreasi digital. Karena paparan luas gaya seni dari Barat dan Timur (komik. film, manga, anime, dll) selama masa kanak-kanak mereka, sehingga para seniman muda ini lebih suka menggunakan jenis gaya ini dalam karya seni mereka. Karya-karya mereka tidak memiliki keaslian negara mereka sendiri mungkin karena rendahnya pengetahuan tentang budaya dan warisan Indonesia, juga karena pada waktu itu (hingga saat ini) tidak banyak seniman Indonesia yang bekerja di bidang ini. Pembicara ingin mendorong guru dan penonton untuk memulai mengembangkan kemampuan siswa dalam seni digital, dan menciptakan gerakan global ketika setiap proyek sekolah siswa harus mempromosikan warisan budaya kelimpahan Indonesia.
Eko Sulistiyono, Teacher, IPEKA INTEGRATED Christian School
English and Bahasa Indonesian

 

Language : English/Bahasa

Speaker:

16:30 - 17:00Instruksi yang Dibedakan Menggunakan Google Ruang Kelas: Mengelola Kelas Anda Secara Efektif dan Mengakomodasi Kebutuhan Siswa

Semakin banyak orang menyatakan bahwa guru telah menjadi salah satu pekerjaan terberat du dunia. Dengan tanggung jawab besar untuk membentuk masa depan bangsa, para guru harus berurusan dengan banyak hal yang berbeda sekaligus. Mulai dari keterampilan multitasking yang diperlukan saat mempersiapkan pelajaran, menangani siswa  dengan karateristik mereka yang berbeda, dan belum lagi memastikan bahwa pengajaran kami dapat mengakomodasikan kebutuhan siswa yang berbeda di kelas. Bagi kebanyakan orang, solusi terbaik untuk kasus itu adalah membedakan instruksi yang diberikan kepada siswa. Namun, lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Dengan banyak keterbatasan yang kita miliki, tidak mengherankan banyak guru yang menekankan masalah ini. Sesi ini akan menguji cara termudah untuk menggunakan Google Ruang Kelas (bahkan dari akun Gmail pribadi kami) untuk mengelola kelas kami dan memberikan instruksi yang berbeda sehingga guru dapat memaksimalkan waktu dan energinya untuk merancang kegiatan belajar secara kreatif.

Language : English/Bahasa

Speaker:
  • Fedora | Educator & Trainer | equalBright School

10:00 - 10:30 Buku Digital di Aplikasi Berbasis Android untuk Pembelajaran Online (Studi Kasus Kantor Wilayah Jakarta)

Ada begitu banyak aplikasi yang dikembangkan oleh banyak universitas terutama pada sistem perguruan tinggi Jarak Jauh seperti Universitas Terbuka di Indonesia, mulai dari akses mudah, fasilitas dan kebutuhan yang berorientasi pada pengguna untuk tutorial, pendaftaran dan ujian. Sebagian besar aplikasi dan Fasilitas dikembangkan untuk membantu siswa dalam mengakses berbagai fasilitas dan layanan Dalam menyelesaikan tugas akademik mereka. Pembicaraan ini berusaha untuk membahas secara lebih rinci penerapan materi ajar digital yang telah dikembangkan oleh Universitas Terbuka Indonesia, lebih difokuskan pada kegiatan dan panduan serta penggunaan aplikasi android sebagai salah satu sistem yang dapat dianalisis berdasarkan aspek efektivitas dan efisiensi. Evaluasi kualitas dalam aplikasi bahan ajar berbasis android dapat dilihat pada kualitas sistem, jumlah pengguna, tujuan, kemudahan aplikasi dan waktu penggunaan. Kesimpulannya bahwa Aplikasi Materi Pengajaran Digital Berbasis Android mampu membuatnya lebih mudah bagi siswa di Universitas Terbuka untuk memahami materi untuk belajar.

Language : English

Speaker:

10:30 - 11:30Tingkatkan Pengalaman Belajar Menggunakan Minecraft: Edisi Pendidikan

Dalam sesi ini, peserta akan mengeksplorasi Minecraft: Edisi Pendidikan dan bagaimana hal itu dapat digunakan di kelas.

Language : English

Speaker:
  • Huda Marofiq | Konsultan Pembelajaran Microsoft | Microsoft Indonesia

11:30 - 12:30Belajar Kesetaraan - Membawa kekuatan pembelajaran online ke dunia offline.

Sesi ini akan menampilkan Ka-Lite dan program E-learning lainnya yang dapat digunakan secara offline. Peserta akan belajar bagaimana mengatur laptop mereka sebagai fasilitas belajar yang dapat mereka bawa kemana saja untuk melakukan kegiatan belajar.

Language : English

Speaker:
  • Gusman Adi | Guru ICT | Lilin Bangsa Intercultural School

12:30 - 13:00Teknologi Virtual Reality untuk Pendidikan

Saat ini abad 21 telah mengalami banyak perubahan dalam hidup kita, terutama dalam pendidikan. Semua kebutuhan adalah perubahan dalam paket digital sehingga menuntut kita untuk beradaptasi terutama bagi kita yang bekerja sebagai guru untuk mengemas media dan bahan ajar menjadi lebih inovatif dalam kegiatan pembelajaran. Perubahan tersebut dapat memiliki dampak positif jika kita gunakan sesuai kebutuhan, misalnya, hari ini dikenal sebagai era revolusi industri 4.0, tren yang menggunakan media digital dan animasi sebagai lebih inovatif dapat lebih dikembangkan mengingat generasi siswa kami saat ini adalah generasi genetika dan Generasi nol, Mereka yang didasarkan pada teori adalah generasi yang cepat beradaptasi dengan teknologi. Saya menyajikan hasil penelitian saya bahwa saya terus mengembangkan tentang teknologi virtual reality dan semua pendukungnya untuk kebutuhan pendidikan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah wawasan dan motivasi para guru untuk dapat mengaplikasikan materi ajar ilmu sosial dan eksak ilmu yang dirasakan lebih banyak menggunakan buku teks daripada pada media lain dan cenderung konvensional.

Language : Bahasa

Speaker:

13:00 - 13:30Satu Guru Satu Komik

Satu Guru Satu Komik adalah pelatihan untuk membuat komik berdasarkan fotografi dan bercerita. Komik ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran di kelas. One Teacher One Comic memberikan keterampilan tentang teknik fotografi, penyuntingan gambar, dan penceritaan (story telling). Menggunakan aplikasi kehidupan Komik, guru dapat dengan mudah membuat komik dengan foto-foto dari tembakan itu sendiri. Produk akhir bisa dalam bentuk komik cetak atau komik digital.

Language : Bahasa

Speaker:
  • NURLYANTO | Teacher | SD NEGERI 04 SUNGAI MALI

13:30 - 14:30Breakout

Sesi ini akan membekali partisipan dengan pengalaman breakout.edu serta pengalaman menyiapkan sesi untuk siswa.

Language : English

Speaker:

14:30 - 15:30Belajar Mengajar di Dunia Maya/Virtual World

Peserta dapat menjelajahi potensi menggunakan dunia maya untuk meningkatkan pembelajaran.

Language : English

Speaker:
  • Ines Setiawan | Guru Sains dan Teknologi | Deutsche Schule Jakarta

15:30 - 16:00Teknologi Untuk Perubahan Sosial

Teknologi untuk perubahan sosial adalah program yang saya rencanakan di organisasi saya yaitu Sahalam Group. yang saya adalah pendiri dan presiden grup yang telah mengundang berbagai kemitraan dengan mitra internasional ke nasional seperti Google, Startup Socials, NetSquared, Global Youth Empowerment, dll. yang di Sahalam Group selalu mengkampanyekan Teknologi untuk perubahan sosial dalam masyarakat yang memiliki keterbelakangan dalam hal perkembangan teknologi yang Sahalam juga telah melakukan aksi sosial seperti teknologi Kampung Bogor yang bertujuan untuk menekan jumlah keterbelakangan teknologi. karena apa yang akan terjadi di masa depan bangsa ini adalah masalah teknologi sepenuhnya, jika kita meremehkan teknologi maka bangsa kita akan segera ditinggalkan oleh bangsa lain dan kita hanya akan menjadi objek dari contoh masyarakat tradisional yang belum sepenuhnya mengetahui perkembangan teknologi dengan cepat saat ini seperti apa bapak presiden I

Language : Bahasa

Speaker:

16:00 - 16:30Konsep Pendidikan Komprehensif

"Semuanya berasal dari pikiran saja" - Buddha. Pikiran manusia terbagi menjadi 2 macam, pikiran bawah sadar dan pikiran sadar. Sebagian besar ahli mengatakan bahwa pikiran bawah sadar adalah yang paling kuat yang dapat mengendalikan tindakan, pikiran, perilaku, persepsi, dan emosi manusia. "Hidup Anda didominasi oleh pikiran bawah sadar Anda sendiri" - oleh Chris Paley ("Unthink"). Jo Marchant, PhD dalam bidang genetika dan mikrobiologi medis dan MSc dalam Ilmu Komunikasi untuk London, yang disusun dalam bukunya Cure (2017) tentang penelitian dan pengamatan terbaru tentang efek plasebo pada kesehatan orang-orang. Dia mengatakan dengan jelas, "Pikiran Anda dapat mempengaruhi tubuh fisik Anda".
Meskipun kita menyadari pengetahuan ini, tetapi ada upaya terbatas untuk memanfaatkan kekuatan dan kemampuan pikiran bawah sadar. Sebagian besar sistem pendidikan di seluruh dunia masih mempersiapkan generasi muda di bagian kognitif, jarang berurusan dengan masalah pikiran bawah sadar. Di sini saya menyajikan Konsep Pendidikan Komprehensif yang mengintegrasikan tiga bagian; Keterampilan Kognitif dan Akademik (mencakup proses pembelajaran yang dilakukan oleh korteks prefrontal), Keterampilan Sosial (mencakup keterampilan interpersonal yang melibatkan empati kepada orang lain) dan Keterampilan Pribadi (memanfaatkan kekuatan pikiran bawah sadar melalui psikologi praktis). Keterampilan Pribadi terdiri dari Kekuatan Berada (bagaimana untuk hadir pada apa yang kita lakukan), Kekuatan Pikiran (tentang penggunaan penegasan diri untuk mencapai target / tujuan kita) dan Kekuatan Kesadaran Meta (memiliki kesadaran di luar kesadaran kita) .

Language : English

Speaker:

16:30 - 17:00Aplikasi Mobile untuk Siswa Cerebral Palsy untuk Mendukung Aktivitas Kehidupan Sehari-hari

Kami akan berbicara dan menunjukkan aplikasi mobile kami untuk Siswa Cerebral Palsy untuk mendukung aktivitas kehidupan sehari-hari mereka.

Language : English/Bahasa

Speaker:

10:00 - 10:30AR di Kelas Matematika

Teknologi informasi memungkinkan kita dalam mengembangkan alat pembelajaran atau pengajaran inovatif untuk pendidikan matematika baik di kelas maupun di luar sekolah. Dengan Augmented Reality (AR) di kelas matematika diharapkan dapat membuat peserta didik dapat melihat objek geometris dalam 3D dan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang struktur.

Language : Bahasa

Speaker:

10:30 - 11:30Bawa Ide Anda ke dalam Kehidupan 3D

Sesi ini akan membekali peserta dengan petunjuk, kiat, dan trik yang berguna tentang cara menggunakan Cat 3D di kelas.

Language : English

Speaker:
  • Pak Reinhard | Konsultan Pembelajaran | Microsoft Indonesia

11:30 - 12:30Catatan Sketsa Digital untuk Visualisasi Pembelajaran

Bayangkan kembali cara Anda mencatat dengan metode pencatatan paling populer: Catatn Sketsa/Sketchnoting. Melalui tips dan contoh penerapan praktis, Anda akan menemukan cara luar biasa untuk memperkuat ide-ide Anda agar tidak seperti sebelumnya.

Language : English

Speaker:

13:00 - 13:30Inovasi Pembelajaran Media untuk Menghentikan Siswa Menjadi Jenuh dan Bosan

Jenuh dan Bosan adalah hal yang pasti dapat terjadi pada setiap manusia (siswa, guru dan dosen) dalam menjalankan kegiatan sehari-hari mereka. Salah satu penyebab siswa yang jenuh dan bosan dalam mengikuti pelajaran adalah guru yang monoton dalam memberikan materi pembelajaran, terutama ditambah dengan sifat guru yang "Galak" atau "Scary" dalam kesahariannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan inovasi pembelajaran, baik secara konvensional maupun dengan berbasis IT sehingga kebosanan dalam proses pembelajaran tidak terjadi dan pada akhirnya diharapkan peningkatan kualitas pembelajaran serta hasil pembelajaran yang optimal. Dari hasil penelitian tentang persepsi guru terhadap inovasi ternyata sebagian besar guru telah melakukan inovasi dalam pembelajaran dan menyatakan bahwa dengan inovasi, pembelajaran menjadi lebih baik. Namun, untuk inovasi berbasis IT, kebanyakan dari mereka masih terkendala oleh sarana sekolah yang tidak merata, tetapi guru tetap optimis tentang pembelajaran inovatif.

Language : Bahasa

Speaker:
  • Sutirna | Dosen | Universitas Singaperbangsa Karawang

13:30 - 14:30Ganti sesi kelas Anda dengan TED ED

Menggunakan sumber daya TED-Ed di kelas, membuat pelajaran TED-Ed dan Memiliki Klub TED-Ed.

Language : English

Speaker:

14:30 - 15:30Terbangkan Drone Anda dengan Coding

Tantang diri Anda untuk menerbangkan drone dengan keterampilan non coding Anda dan rasakan pengalaman belajar kode dengan cara termudah dengan aplikasi revolusioner untuk membangun aplikasi yang paling populer saat ini. Lakukan hal luar biasa dengan Kode yang Anda tulis sendiri dan lihat mereka hidup tepat di hadapan Anda.

Language : English

Speaker:

15:30 - 16:00Mengajar, bukan Mengajar: Penggunaan Google Classroom dalam Pengajaran dan Pembelajaran

Sekolah Singapura, Pantai Indah Kapuk saat ini menggunakan Google Classroom sebagai ruang kelas virtual bagi siswa sekunder sebagai platform pembelajaran yang digunakan dalam setiap mata pelajaran yang ditawarkan. Google Classroom sebagai bagian dari G-Suite untuk Pendidikan telah sepenuhnya digunakan di Sekolah Singapura, Pantai Indah Kapuk sejak Agustus 2015. Dalam presentasi ini, saya ingin berbagi pengalaman pribadi saya dalam menggunakan Google Classroom dalam kegiatan pembelajaran, khususnya di pendidikan menengah .

Language : Bahasa

Speaker:
  • Dwi Ashari | Teacher | Singapore School, Pantai Indah Kapuk

16:00 - 16:30Terlibat Belajar dengan Kode QR

Sudahkah Anda menggunakan QR Codes di kelas? Apakah Anda memiliki teknologi (seperti iPad, iPod, iPhone, atau ponsel pintar lainnya) dan akses internet di sekolah Anda? Kode QR mudah dibuat, mudah diterapkan, dan membuka dunia yang bebas bagi siswa Anda. Pembahasan ini akan membawa peserta untuk mengeksplorasi penggunaan kode QR dalam pengajaran dan pembelajaran. Pembelajaran yang melampaui kertas pensil dengan pikiran dan tangan pada pengalaman teknologi scannable yang dapat mengubah pengajaran dan pembelajaran.

Language : English

Speaker:

16:30 - 17:00ICT untuk Pendidikan Masa Depan

  1. Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah
  2. Kreativitas dan Inovasi
  3. Komunikasi
  4. Kolaborasi

Language : Bahasa

Speaker: