|Read later

Penggabungan dan segala macam bentuk keterampilan perlu dipelajari di lingkungan sekolah, ungkapan ini dikutip dari seorang pakar yang mengatakan demikian

Jakarta, Indonesia; 16 September 2016 - Teknologi adalah bentuk kesempatan baik untuk seorang pengajar dan pakar pendidikan didalam kelas. Salah satu pembicara GESS mengatakan harus adanya keberhasilan yang terkait antara pengajar dan pelajar secara kritis.

"Integritas teknologi dengan pengajaran yang efektif dapat menghasilkan tingkat keberhasilan dari generasi 'NET'," disampaikan oleh Amalia Faradila Patricia dari EP-TEC Solution Indonesia dalam presentasinya pada hari ke dua GESS Indonesia di JCC.

Menurut Patricia, kerjasama adalah salah satu sikap yang diharapakan dan harus mulai di ajarkan di sekolah. Ini mengacu kepada prestasi siswa dan berkaitan dengan pola komunikasi mereka di lingungan tempat mereka, dimana para siswa telah terbiasa beradaptasi dengan berbagai macam sarana komunikasi.

"Satu-satunya pilihan teknologi untuk digunakan adalah keputusan yang kristis, dengan alasan mengapa mereka mengundang lebih dari 100 perusahaan dari seluruh dunia untuk menampilkan produk dan solusi pendidikan mereka untuk pasar di Indonesia. Dengan menggunakan kesempatan ini, kami berharap kami dapat membantu mengambil keputusan untuk mengidentifikasi alat teknologi yang tepat yang dapat membantu mereka untuk memperbaiki cara belajar dan mengajar mereka di kelas," Matt Thompson-Project Director dari F&E Education, Organizer GESS Indonesia.

Kemampuan lainnya yang juga penting yang dapat dijadikan dorongan keterampilan dalam bidang teknologi para pelajar Indonesia adalah memprogramkan, menurut dari Steven Sutantro, salah satu pembicara dari sesi Virtual Learning in Classroom, hal ini diamini juga oleh Google Educators co-pioneers Craig Hansen dan Gusman Adi. "Saya sudah melihat banyak dari institusi dan sekolah swasta bagaimana cara mereka memprogram anak-anak. Dengan menanamkan kecintaan mempelajari teknologi antara komunitas pendidikan dan cara berfikir, akan banyak keuntungan yang didapat seperti meningkatkan pengetahuan komputer ke anak-anak."

Diluar dari sesi pengajaran teknologi, GESS tahun ini membahas luas topic seperti pembelajaran tentang keterampilan manusia (neuro-linguistic programming), keamanan sekolah, kurikulum pendidikan, dan juga kepentingan khusus dari pendidikan, yang semuanya bertujuan untuk menyediakan pendidikan profesional dari para ahli lokal dan internasional.

Acara pendidikan terbesar di Asia Tenggara ini berlangsung hingga tanggal 16 September 2016 di Jakarta Convention Centre (JCC), banyak sekali sesi dan perbincangan yang membahas luas tentang cara belajar dan mengajar. Dalam konferense, dijelaskan bahwa event ini juga menampilkan produk dan solusi terbaru dunia pendidikan dari seluruh dunia.

Untuk keterangan lebih lanjut tentang konferense dan pameran perusahaan, dapat diakses melalui

www.gessindonesia.com.

#