|Read later

Indonesia tertarik untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan yang berkualitas

Jakarta, Indonesia; 15 September 2016 - Meningkatkan akses ke layanan pendidikan yang berkualitas merupakan salah satu tantangan utama bahwa pemerintah Indonesia tertarik untuk menangani hal ini , delegasi dari GESS Indonesia diberitahu pada hari pembukaan pameran dan konferensi pendidikan terbesar di Asia Tenggara.

Jakarta, Indonesia; 15 September 2016 - Meningkatkan akses ke layanan pendidikan yang berkualitas merupakan salah satu tantangan utama bahwa pemerintah Indonesia tertarik untuk menangani hal ini , delegasi dari GESS Indonesia diberitahu pada hari pembukaan pameran dan konferensi pendidikan terbesar di Asia Tenggara.

Dr. Ananto Kusuma, M.Sc , Ph.D, wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan , Indonesia mengatakan, "Tidak semua orang mendapat akses ke layanan pendidikan yang sama terutama di daerah terpencil negara itu . Di sini, menggunakan kemajuan teknologi dapat membuat perbedaan sehingga siswa di daerah terbatas bisa mendapatkan layanan yang sama seperti yang di Jawa ."

Ia mencontohkan bantuan dari sektor swasta dalam hal ini, seperti inisiatif yang dilakukan dalam kemitraan dengan Google Educators dan The British Council.  

Pada upacara pendidikan tiga hari ini, para pelaku industri pendidikan terkemuka berkumpul untuk mendukung acara ini dan berbagi wawasan tentang peluang dan tantangan yang dihadapi sektor pendidikan Indonesia. Acara ini dihadiri oleh Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur, Jakarta; Tazeen Fasih, Ekonomi Senior untuk Global Education Practice, Bank Dunia; Dr Gatot Hari Priowirjanto, Direktur, Southeast Asian Ministers of Education Secretariat (SEAMES); Syarika Bralini, Kepala Komite Inovasi dalam Cultural Industries, Indonesia Kamar Dagang dan Industri; dan Peter Massey, Managing Director untuk Asia Tenggara, Tarsus, perusahaan induk dari F & E Pendidikan, penyelenggara GESS Indonesia.

Lebih dari 4.000 tenaga pendidik profesional diharapkan mengunjungi acara dalam tiga hari ke depan untuk belajar dari para ahli pendidikan lokal dan internasional yang akan tampil di lebih dari 120 sesi, lokakarya dan presentasi yang mencakup berbagai topik dan tema yang dirancang untuk meningkatkan kualitas kelas mengajar dan belajar di Indonesia.

Indonesia telah membuat langkah besar dalam mengembangkan sektor pendidikan nya. Menurut Dr. Ananto , pada tahun 1945 , sekitar 95 % dari penduduk negara itu yang buta huruf , tapi sekarang hanya 3,6 % yang tanpa keterampilan keaksaraan .

"Pemerintah Indonesia terus berupaya mengembangkan sektor pendidikan. Kami sangat senang untuk menjadi mitra dalam membantu para pemangku kepentingan pendidikan untuk mencapai tonggak baru dengan menyediakan platform untuk transfer ilmu yang terbaik yang akan mengispirasi sektor pendidikan ketingkat yang lebih tinggi lagi , " kata Matt Thompson , Direktur Acara , F & E Pendidikan . Selain konferensi, lebih dari 100 perusahaan yang mewakili lebih dari 20 negara akan menampilkan produk-produk terbaru mereka yang bertujuan untuk meningkatkan pengajaran dan pengalaman di sekolah-sekolah di Indonesia."

Acara GESS Indonesia 2016 ini gratis untuk hadiri para tenaga pendidik seperti guru, dosen dan berlangsung di Jakarta Convention Center hingga 16 September 2016. Informasi lebih lanjut mengenai event ini dapat diperoleh di www.gessindonesia.com.

#